Jumlah penderita penyakit Alzheimer tidak merangkak naik, tetapi naik dengan cepat, menurut laporan terbaru dari The 2009 World Alzheimer’s Report, yang dirilis hari ini,

“Jumlah orang yang terkena Alzheimer berkembang secara pesat, dan meningkatnya biaya individu akan memiliki dampak signifikan pada ekonomi dunia dan sistem perawatan kesehatan,” kata Harry Johns, Presiden dan CEO dari Alzheimer’s Association. “Kita harus membuat perang melawan Alzheimer dan menjadi prioritas di Amerika Serikat dan seluruh dunia,” katanya.

Laporan oleh nirlaba yang berbasis di London Alzheimer’s Disease International (ADI), sebuah federasi internasional Alzheimer dari 71 organisasi nasional (termasuk Alzheimer’s Association), menunjukkan bahwa jumlah penderita demensia diperkirakan akan tumbuh tajam ke 65.7 juta pada tahun 2030 dan 115.4 juta pada tahun 2050.

Di AS, setiap 70 detik, seseorang mengidap penyakit Alzheimer, dan sebanyak 5,3 juta orang hidup dengan penyakit yang menghancurkan memori, menurut Alzheimer’s Association. Demensia tiga kali lipat biaya perawatan kesehatannya bagi mereka yang berusia di atas 65.
Laporan baru itu juga menguraikan 8 rekomendasi global, termasuk saran bahwa Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan demensia adalah prioritas kesehatan dunia, dan bahwa penelitian lebih lanjut perlu didanai untuk menyelidiki penyebab Alzheimer, pengobatan untuk penyakit, dampaknya, dan strategi pencegahan demensia.

Sumber : artikel kedokteran di http://www.alz.org